Sabtu, 19 Februari 2011

Seputar Tenda

Seputar Tenda – 01

Tempat Berlindung Terbaik di Alam Bebas

SALAH satu perangkat penting yang harus kita bawa bila berkegiatan di alam bebas adalah tempat berteduh yang cukup nyaman untuk melindungi badan dan barang kita dari air. Sekarang ada banyakjenis tenda dijual di pasaran yang bisa di bawa untuk menyamankan perjalanan kita.
SEMENJAK tenda pertama dikenalkan pada dekade tahun 1970-an, hampir semua tenda menggunakan desain tenda kubah (A-frame) dengan satu frame kaku di tengah tenda. Tetapi, sekarang kita akan sangat sulit menemukan tenda dengan jenis seperti tersebut di toko-toko peralatan alam bebas. Karena semenjak ditemukannya frame lentur yang
bisa di bengkokkan maka desain tenda juga berubah sesuai tuntutan zaman. Frame bersifat fleksibel membuat ruang yang tercipta di dalam tenda menjadi lebih luas, ada ruang beranda dan pintu masuk ke ruang utama yang cukup lebar dengan total berat yang lebih ringan.
Akan tetapi, dalam memilih tenda kita harus dihadapkan pada dua pertanyaan dasar: pada kondisi sesering apa tenda yang kita bawa akan kita gunakan dan berapa orang yang akan tidur di dalamnya.
Tidak mengejutkan bila ternyata tenda yang paling populer digunakan adalah tenda berkapasitas dua orang. Dengan desain yang lebih mungil dan dimensi yang lebih ringkas, tenda jenis ini juga sangat efisien dalam luas yang di perlukan juga ringan dibawa.
Tetapi, kadangkala kita menemukan tenda kapasitas dua orang ini bisa dimasuki lebih dari tiga orang maksimal empat orang. Jadi, jika kita merencanakan hidup di alam bebas lebih dari satu minggu kita harus mempertimbangkan kapasitas tenda lebih dari standar yang ada pada tenda.
Jujurlah pada diri Anda sendiri. Apabila Anda hanya ingin pergi berkemah ke gunung dengan keadaan suhu yang tidak terlalu ekstrem maka tidak perlulah membawa tenda yang di desain khusus untuk pergi ekspedisi ke K-2, karena selain mahal harganya juga desainnya terlalu berlebihan. Dan hal lain yang perlu dipikirkan juga, akan terasa lebih nyaman bila tenda yang kita bawa memiliki ruangan serambi di depan ruang utama yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan. Bentuk tenda
Ada bermacam-macam bentuk tenda yang sekarang di jual bebas. Bentuk tenda yang berbagai macam tersebut ternyata juga memiliki penempatan yang berbeda pula. Bentuk tenda dome yang seperti bola terpotong setengah dan tenda berjenis tunnel (terowongan) bisa dibawa untuk kondisi berkemah sepanjang tahun di pegunungan-pegunungan tropis seperti di Indonesia. Sedangkan tenda dengan bentuk geodesic lebih diperuntukan untuk gunung-gunung salju dan ekspedisi-ekspedisi besar di Himalaya. Tenda jenis kubah (A-Frame) lebih baik dipergunakan untuk kondisi anggota tim berjumlah banyak. Jadi kembali ke pertanyaan pertama di atas kondisi seperti apa yang akan Anda hadapi di lapangan sangat berpengaruh pada jenis tenda yang akan Anda bawa.
Frame tenda merupakan salah satu bagian penting yang harus diperhatikan juga. Material yang digunakan sebagai bahan dasar frame tenda tergantung dari kondisi bagaimana yang akan dihadapi di lapangan. Frame dari bahan fibreglass berharga lebih murah tetapi cenderung merusak kain tenda dan mudah goyah bila terkena angin keras, juga mudah pecah. Tenda yang menggunakan frame jenis fibreglass ini sering kita temukan di tenda-tenda jenis dome dan tunnel yang diperuntukkan di gunung-gunung tropis. Frame aluminium mungkin merupakan alternatif yang lebih baik, karena berbahan dasar yang lebih awet dan lebih kuat dalam menghadapi cuaca buruk.

Bermalam di bawah nylon

Sebagian tenda yang diproduksi saat ini kebanyakan berbahan dasar nylon. Bahan dasar nylon yang ringan juga cepat kering serta lebih tahan lama dibandingkan bahan katun. Tetapi, kelemahannya bahan nylon sangat mudah rusak bila sering terkena sinar ultra violet dari Matahari. Sehingga banyak perusahaan industri ini yang berpikiran untuk melapis bahan tersebut dengan bahan lain untuk meminimalkan efek merusak dari sinar Matahari, tapi kenyataan yang ada di puncak gunung dengan sinar matahari yang langsung mengenai tenda tidak juga membuat bahan nylon yang didobel lebih tahan. Jadi lebih baik gunakan bahan pelapis yang murah tetapi tebal saja untuk melindungi tenda Anda dari sinar Matahari.
Tenda-tenda sekarang juga banyak yang dipadukan dengan katun di bagian dalamnya. Karena bahan katun dapat mengeluarkan uap panas tubuh dari dalam tenda ketimbang seluruh tenda yang berbahan dasar nylon. Jadi, bila bahan tenda Anda secara keseluruhan berbahan dasar nylon pastikan tenda tersebut memiliki sistem ventilasi yang baik, sebelum Anda merasa sangat gerah di dalamnya sepanjang malam.
Salah satu cara mudah untuk menjaga sistem ventilasi di tenda Anda adalah membuka pintu lebar-lebar. Lebih baik bila tenda Anda memiliki pintu di kedua sisinya yang diperuntukkan keluar dan masuknya udara. Membuka pintu tenda bisa jadi merupakan ide yang buruk bila ada binatang masuk ke dalam tenda. Tetapi, ini bisa diantisipasi bila pintu tenda anda memiliki pintu berbahan kelambu yang juga dapat di tutup mengikuti jahitan pintu tenda. Dan bahan kelambu ini harus dijahit pada bagian luar pintu tenda sehingga bila kita ingin membuka pintu tenda dari dalam tidak perlu dua kali bekerja.
Lapisan dasar tenda haruslah dijahit menyambung dengan bagian badan tenda. Ini untuk menghindarkan penghuni tenda mengalami basah pada waktu malam karena embun atau air. Banyak perusahaan kini menambal jahitan pada tenda dengan menggunakan tempelan seperti
isolasi (tape) untuk mencegah air masuk melalui lubang jahitan. Beberapa tenda tidak dilengkapi dengan tempelan tersebut, sehingga anda perlu untuk menempelkannya sendiri. Alas tenda dapat di buat dari bahan dasar nylon tebal seperti bahan neophrene dengan maksud untuk membuat tidur Anda senyaman mungkin. Tetapi, lebih baik belilah tenda dengan alas nylon tebal dan kemudian tambahkan bagian dasar tenda dengan plastik atau bagor untuk menjaga alas tenda dari guratan dan cabikan karena batu pepohonan kecil. Juga jangan lupa gunakan alas tidur seperti matras yang mudah dibawa agar istirahat kita lebih terasa nyaman.


Seputar Tenda – 02

Bagian serambi tenda

Tenda yang baik haruslah juga yang memiliki serambi di bagian depannya. Ada beberapa tenda yang memiliki bagian serambi yang sedemikian besarnya hingga bisa digunakan sebagai tempat untuk tidur tambahan. Tenda yang memiliki dua pintu salah satunya pasti memiliki serambi yang bisa digunakan sebagai tempat barang atau tempat untuk memasak. Jika Anda memilih untuk memasak di dalam serambi tenda karena cuaca yang sangat buruk ingatlah bahwa bahan dasar tenda adalah barang yang sangat mudah terbakar dalam beberapa detik saja. Jadi pastikan kompor yang anda gunakan tidak kontak langsung dengan bagian tenda, juga pastikan pintu terbuka ketika anda memasak di dalam tenda karena gas yang keluar dari kompor dapat langsung musnah karena terkena angin.
Bagian dari tenda haruslah juga terpisah antara lapisan luar dan dalamnya. Lebih baik bagian dalam tenda bukanlah lapisan bahan yang berbahan dasar nylon. Sebab, nylon cenderung menahan panas dan panas yang tertahan di dalam tenda akan melembabkan bagian dalam tenda. Perhatikan juga jarak yang ada di lapisan luar dan dalam tenda. Semakin jauh jarak antara lapisan luar dan dalam semakin baik, karena banyak kejadian lapisan luar yang terlalu menempel pada lapisan dalam tenda dapat membuat air masuk ke dalam tenda bila keadaan hari hujan deras.
Satu bagian lagi dari tenda yang tak bisa dilupakan adalah pasak. Ada berbagai macam pasak, berbeda-beda mulai dari bentuk, ukuran dan berat. Kecuali Anda berkemah dengan menggunakan mobil (car camping), masalah berat karena membawa pasak dari besi tidak akan menjadi masalah. Pasak yang terbuat dari alumunium adalah pilihan yang baik
untuk para penggiat kegiatan alam bebas. Tapi kelemahannya pasak jenis ini mudah bengkok apalagi di keadaan tanah yang keras. Beberapa orang yang terbiasa berkemah menemukan bahwa pasak yang terdiri dari campuran bahan alumunium dan plastik ternyata lebih baik, karena karakter sifatnya yang mengikuti berbagai tekstur tanah.
Dan tentu saja, bila kita menemukan kondisi tanah seperti pasir pasak seperti ini tidak mungkin akan dapat digunakan. Di situasi seperti ini tempatkan seluruh kantung kosong yang kita punya dengan tanah/pasir, kemudian ikat di bagian sudut tempat pasak dan pendam kantung tersebut dalam tanah. Dengan begitu terasa lebih efektif, dan berdaya guna daripada memaksakan pasak masuk ke dalam pasir/tanah lunak.
Dan jangan lupa selalu mencuci tenda tiap selesai digunakan. Jangan gunakan deterjen, tetapi cukup rendam saja tenda di dalam tong besar yang berisi air. Kalau bisa jangan disikat terlalu keras karena akan merusak lapisan anti-air tenda. Jemur di tempat yang sejuk dan tidak terkena langsung sinar Matahari dan apabila tenda sudah kering lipat kembali seperti semula.
Tempat berlindung yang baik saat berada di alam bebas adalah perangkat yang sangat penting. Karena saat berlindung itulah saat kita beristirahat dan mengembalikan kondisi tubuh kembali ke keadaan segar. Jangan sampai karena tenda yang kita bawa tidak nyaman dan malah membuat celaka diri kita sendiri.

Seputar Tenda – 03

DAFTAR TENDA TERBAIK 

Tenda gunung terbaik kapasitas dua orang
* The North Face Mtn-24
Tenda gunung terbaik kapasitas dua orang berharga di bawah 200
poundsterling
* Vango Hydra 200
Tenda ekspedisi terstabil kapasitas tiga orang
* Mountain Hardwear Trango Two
Tenda Pengendara sepeda terbaik kapasitas tiga orang
* Macpac Microlight
Tenda tim/grup terawet kapasitas tiga orang
* Vango Force Ten Mk4 Std
Shelter grup dalam keadaan darurat terbaik
* Conquest Refuge MK 11
Sumber: The Geographical, April 2000
Tips memilih tenda:
1. Tentukan tenda jenis apa yang Anda perlukan dan perkirakan berapa
kapasitas yang dibutuhkan.
2. Cari bahan tenda dengan bahan nylon pada bagian luarnya dan
berbahan katun pada bagian dalamnya.
3. Usahakan lapisan luar dan dalam tenda mempunyai jarak terpisah
yang jauh.
4. Carilah tenda yang mempunyai serambi pada bagian muka.
5. Carilah tenda yang memiliki dua pintu pada bagian sisinya.
6. Gunakan pasak tenda yang ringan dan kuat.
Tips mencari tempat untuk mendirikan tenda:
1. Tentukah arah mata angin, dan jangan taruh pintu tenda berlawanan
arah datang angin.
2. Buat sistem saluran air yang baik di sekeliling tenda.
3. Hindarkan berkemah di pinggir sungai, karena selain berisik dan
banyak binatang juga bisa berbahaya bila tiba-tiba air sungai
meluap.
4. Usahakan tenda tetap dalam kondisi bersih, karena kita pasti
ingin tempat istirahat yang nyaman.
5. Taruh kantung tempat tenda, pasak sisa dan tempatnya di bagian
dalam tenda, jadi bila pagi kita mencarinya akan mudah diketemukan.
»»  Baca Selengkapnya...

Membuat Bivak

Rumah Sementara di Padang Belantara
Bivak tempat berteduh dan bermalam di belantara. Sepintas lalu memang terkesan seadanya. Membuat tempat perlindungan jadi penting ketika terjadi hal-hal darurat. Padahal, bivak tak hanya dibuat ketika darurat saja, tetapi juga dipakai pada saat membuat camp sementara. Faktor kenyamanan juga turut berbicara di sini. Pastinya, membuat bivak tidak ada bedanya dengan kita membuat rumah dalam kehidupan sehari-hari. Dan jangan lupa, sering-sering berguru pada masyarakat lokal dan suku-suku di pedalaman.
Ada beberapa syarat yang harus diperhatikan ketika kita memutuskan untuk membuat bivak, yaitu jangan sekali-kali membuat bivak pada daerah yang berpotensi banjir pada waktu hujan. Di atas bivak hendaknya tak ada pohon atau cabang yang mati atau busuk. Ini bisa berbahaya kalau runtuh. Juga jangan di bawah pohon kelapa karena jatuhnya kelapa bisa saja terjadi tiba-tiba.
Di daerah tempat kita akan mendirikan bivak hendaknya bukan merupakan sarang nyamuk atau serangga lainnya. Kita juga perlu perhatikan bahan pembuat bivak. Usahakan bivak terbuat dari bahan yang kuat dan pembuatannya baik, sebab semuanya akan menentukan kenyamanan.
Menurut N.S. Adiyuwono, seorang penggiat alam terbuka, bahan dasar untuk membuat bivak bisa bermacam-macam. Ada yang dibuat dari ponco (jas hujan plastik), lembaran kain plastik atau memanfaatkan bahan-bahan alami, seperti daun-daunan, ijuk, rumbia, daun palem, dan lainnya. Tapi yang paling penting, kesemua bahan dasar tadi sanggup bertahan ketika menghadapi serangan angin, hujan atau panas.
Selain bahan yang bermacam-macam, bentuk bivak pun amat beragam. Semuanya disesuaikan dengan kebutuhan. Tak harus berbentuk kerucut atau kubus, modelnya bisa apa saja. Ini amat bergantung pada kreativitas kita sendiri. Membuat bivak merupakan seni tersendiri karena kreasi dan seni seseorang bisa dicurahkan pada hasilnya.
Sebagai contoh, o­ne man bivak. Pembuatannya dengan menancapkan kayu cagak sebagai tiang pokok yang tingginya sekitar 1,5 meter. Letakkan di atasnya sebatang kayu yang panjangnya kira-kira dua meter. Ujungnya diikat kuat yang biasanya memakai patok. Lalu sandarkan potongan kayu yang lebih kecil di atasnya, yang berfungsi untuk menahan dedaunan yang akan jadi atap ”rumah” kita.
Bentuk lain dari alam yang bisa dimanfaatkan sebagai bivak yaitu gua, lekukan tebing atau batu yang cukup dalam, lubang-lubang dalam tanah dan sebagainya. Apabila memilih gua, Adiyuwono mewanti-wanti agar kita bisa memastikan tempat ini bukan persembunyian satwa. Gua yang akan ditinggali juga tak boleh mengandung racun. Cara klasik untuk mengetahui ada tidaknya racun adalah dengan memakai obor. Kalau obor tetap menyala dalam gua tadi artinya tak ada racun atau gas berbahaya di sekitarnya.
Kita juga bisa memanfaatkan tanah berlubang atau tanah yang rendah sebagai tempat berlindung. Tanah yang berlubang ini biasanya bekas lubang perlindungan untuk pertahanan, bekas penggalian tanah liat dan lainnya. Pastikan tempat-tempat tersebut tidak langsung menghadap arah angin. Kalau terpaksa menghadap angin bertiup kita bisa membuat dinding pembatas dari bahan-bahan alami. Selain menahan angin, dinding ini bertugas untuk menahan angin untuk tidak meniup api unggun yang dibuat di muka pintu masuk. (SH/bayu dwi mardana)
»»  Baca Selengkapnya...

CARA MEMAKAI RANSEL (CARRIER)

Jangan mengangkat ransel dari bawah ke pundak lalu ke punggung anda tanpa kuda2 dikaki.
Pertama angkat ransel pada kaitnya kuat2. lalu masukkan satu lengan sampai batas tali pundak di pundak. Setelah itu baru masukkan lengan satunya lagi. Jika anda tdk dapat mengangkat langsung, anda dpt angkat ransel dan menaruhnya di paha anda terlebih dahulu kemudian baru di kaitkan ke pundak sampai ke posisi yang paling baik.
Menyesuaikan ransel Sewajarnya untuk pemakaian, ransel harus terisi penuh dan semua tali pengikat di kendurkan dahulu. Dan yang terpenting semua tali pinggang dan pundak akan dikencangkan(2). Selalu awali pengencangan pertama di tali pinggang kemudian baru tali pundak dan posisi tali penyetel lainnya. Kurang lebih setengah dari tali pinggang harus menutupi tulang pinggang.(3)
Kencangkan tali pundak, pastikan bahan lapisan pelindung melingkar dipundak. Tapi jangan terlalu kencang ataupun terlalu kendur sehingga tali pengikat menjadi longgar & jauh dari pinggang atau pundak(4).
Fig.1
 
Memakai ransel di punggung
Jangan mengangkat ransel dari bawah ke pundak lalu ke punggung anda tanpa kuda2 dikaki.
Pertama angkat ransel pada kaitnya kuat2. lalu masukkan satu lengan sampai batas tali pundak di pundak. Setelah itu baru masukkan lengan satunya lagi. Jika anda tdk dapat mengangkat langsung, anda dpt angkat ransel dan menaruhnya di paha anda terlebih dahulu kemudian baru di kaitkan ke pundak sampai ke posisi yang paling baik.
 
Fig.2
  Menyesuaikan ransel
Sewajarnya untuk pemakaian, ransel harus terisi penuh dan semua tali pengikat di kendurkan dahulu. Dan yang terpenting semua tali pinggang dan pundak akan dikencangkan(2). Selalu awali pengencangan pertama di tali pinggang kemudian baru tali pundak dan posisi tali penyetel lainnya. Kurang lebih setengah dari tali pinggang harus menutupi tulang pinggang.(3)
Kencangkan tali pundak, pastikan bahan lapisan pelindung melingkar dipundak. Tapi jangan terlalu kencang ataupun terlalu kendur sehingga tali pengikat menjadi longgar & jauh dari pinggang atau pundak(4).
Posisi tali penyetel di pundak harus berada disekitar rusuk. Pastikan bahwa tali tersebut lancar / tdk macet dengan mengencangkan secara perlahan sampai di posisi yang paling baik. Posisi paling baik adalah bila sudut tali sebesar 20° dan 30° dari garis horizontal. Bila kurang dari 20° anda harus memilih punggung tas yg panjang dan jika lebih dari 30° pilih yang punggungnya lebih pendek. (5) Dan tali pengencang bawah mengurangi beban dari tali penyetel atas / pundak. ( Penting saat pendakian, pemanjatan dan ski)
  Fig.4
Fig.3
Fig.5
 
Fig.6
  Packing
Semakin dekat barang berat yg kita bawa ke arah tubuh, semakin mudah memakai ransel dan menyeimbangkan saat dibawa. Barang yg berat kita tempatkan dengan dikelilingi barang ringan. Hanya barang2 yg sering di pergunakan kita taruh diluar, tapi banyak macam ransel yang menyediakan kantung praktis disampingnya untuk menaruh barang, contohnya seperti tiang tenda. Kantung tidur diletakkan paling bawah ransel. Juga dgn kantong tambahan membuat semua barang dapat tertata rapi dalam ruang utama.
 
Fig.7
  Sternum strapSecara anatomi tubuh, design tali bentuk S dari TATONKA membuat leluasa dalam pergerakan dan juga mengurangi beban pada otot leher. Tali pundak yg dapat disetel dari TATONKA juga memberikan keleluasaan dalam berbagai gerakan seperti ketika ber- ski atau memanjat, dpt menyeimbangkan posisi tali pundak dan mencegah ransel terlepas dari pundak
 
Fig.8
 
Menyetel tali pundak.
(8) Anda dapat mengatur panjang dari tali pundak dengan menyetelnya pada system pengatur diransel. Saat melakukannya, saat melakukannya penting bahwa tali bentuk S ini akan sangat mengurangi beban pada otot leher . (9) anda dapt melepas tali pundak dengan membuka perekat dan tali dalamnya.
Kemudian keduanya harus benar-benar terbebas dari system pengikatnya. Ketika anda menyetelnya pastikan dulu bahwa posisi menghadap ke atas. Tali pundak dapat dipanjangkan dengan menyetel posisi penempatannya ke bagian atas atau ke bagian bawah. (10)
  Fig.10
Fig.9
Fig.11
 
Fig.12
  Rain cover
Untuk Ranselnya, TATONKA menggunakan bahan berkualitas dan tahan air seperti Cordura®, ini dimaksudkan agar dapat melindungi isi ransel bila cuaca buruk. Tetapi ini hanya jika hujan sangat lebat dan rain cover diperlukan ( Tersedia sebagai accecories dari Produk TATONKA ). Cover ini juga tersedia untuk berbagai ukuran juga dapat melindungi ransel dari kotoran dengan baik.
 
Diterjemahkan dari TATONKA Outdoor Eq.
»»  Baca Selengkapnya...

Memilih Kursus/ Pelatihan Panjat Tebing

Bagi para peminat panjat tebing seringkali dihadapi pertanyaan ‘Bagaimana saya memulai panjat tebing?’ Apakah mungkin saya nonton orang manjat kemudian pergi ke toko outdoors membeli peralatan yang diperlukan lalu langsung cari tebing yang bisa dipanjat? Jangan coba2 melakukannya kecuali kalo rela panjatan tebing pertama juga menjadi panjatan tebing yang terakhir (artinya: jatuh dan mati konyol). Kita ingin memanjat tebing karena kita suka kegiatan olahraga tersebut, kita menikmatinya dan kita ingin kembali melakukannya. Cara yang benar yaitu selalu memanjat dengan selamat. Kata SELAMAT ini bukan sekedar didapat dari peralatan yang lengkap, tetapi lebih merupakan suatu sikap yang harus mendarah daging.
Untuk memulai panjat tebing kita harus langsung belajar dari pemanjat yang sudah berpengalaman. Enggak bisa dari sekedar nonton orang manjat atau belajar dari buku. Kita harus praktek langsung.
Kalo uang tidak menjadi hambatan, saran terbaik barangkali mencari pemanjat yang sudah terkenal dan berpengalaman, juga sudah biasa memberikan pelatihan dasar panjat tebing. Ambil les / kursus privat dari dia. Dengan kursus privat kamu menjamin bahwa kamu bakal mendapatkan perhatian penuh dari si pangajar dan dapat menyerap ilmunya sebanyak mungkin tanpa terganggu oleh murid lain. Saya bilang ‘pemanjat pengalaman yang terbiasa memberikan training’ karena tidak sedikit pemanjat2 yang mahir tetapi mereka tidak tau bagaimana mengajarkannya kepada pemula. Ingat bahwa aspek keselamatan selalu menjadi bagian paling utama dalam proses belajar memanjat tebing.
Sangatlah penting untuk menumbuhkan sikap peduli akan keselamatan ini sejak awal perkenalan dengan dunia panjat tebing
Pilihan lain yaitu mengambil kursus secara kelompok. Dinding panjat nampaknya mulai menjamur di tanah air. Cari info dimana ada dinding panjat terdekat (bisa lewat FPTI) dan tanyakan apakah tempat tersebut memberikan kursus Panjat Tebing. Dalam pandangan saya, setiap tempat dengan dinding panjat dimana pelatihan panjat dinding dilakukan, sudah semestinya membuka kursus panjat dinding untuk umum. Hal ini bukan hanya ditujukan untuk mempopulerkan olahraga panjat tebing tetapi juga dapat mengumpulkan dana untuk biaya perawatan dan perbaikan dinding panjat tsb. Kursus panjat dinding untuk pemula paling baik dilakukan di dinding panjat buatan bukannya di tebing alam, paling tidak untuk hari pertama. Kenapa? Karena didinding panjat si pengajar bisa memperagakan berbagai tehnik dan gerakan yang mungkin sulit dilakukan ditebing alam selain itu juga dari segi keselamatan dan lingkungan.
Mentor panjat tebing yang baik yaitu :
- Sabar. Sikap terburu2 bisa menjadi bakal kecelakaan.
- Selalu mempraktekan prosedur dasar keselamatan
- Punya reputasi baik di dunia panjat tebing
- Penuh percaya diri dan benar2 peduli akan keselamatan
- Mengenakan helmet pada saat manjat, belay dan diarea pemanjatan
- Selalu merawat dan memperlakukan peralatan dengan baik.
- Mengetahui dasar Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan
- Peduli akan lingkungan dengan menerapkan sikap Leave No Trace
Sebelum memilih pelatihan panjat tebing perhatikan point2 berikut (sebagian diambil dari American Mountain Guide Association):
- Syarat apa saja yang diperlukan untuk mengikuti kursus, temasuk kondisi kesehatan tubuh
- Siapa yang akan menanggung biaya rumah sakit kalo terjadi kecelakaan, apakah kursus tsb punya asuransi
- Daftar orang2 yang pernah mengikuti kursus berikut alamatnya untuk referensi (tanya apakah sekolah tsb memberikan kursus dengan baik)
- Sudah berapa lama kursus /pelatihan tersebut diadakan
- Apakah pernah terjadi kecelakaan ditempat kursus tsb
- Apakah rasio guru murid kecil. Satu pengajar sebaiknya tidak mengajar lebih dari 6 orang dan hanya satu pasang murid bisa manjat dan belay pada setiap saat.
Jika pelatihan diadakan dialam bebas:
- Pastikan mereka menyediakan helm, kalo tidak – jangan berpikir dua kali untuk mengikuti pelatihan ditempat tsb.
- Sebaiknya guide tersebut lokal dan mengenal medan tebing dengan baik.
Selamat belajar memanjat tebing.
»»  Baca Selengkapnya...

ULAR & PENDAKI

Ular dan Pendaki
Pentingnya Mengenal Ular

Jika suatu ketika kita bertemu ular, segeralah diam, jangan melakukan gerakan, apalagi berteriak, meskipun ular termasuk binatang yang tidak bisa mendengar. Kemudian kenali jenis ular tersebut, perhitungkan jarak kita dengan ular agar kita dapat melakukan tindakan selanjutnya dengan mengalihkan perhatian si ular tadi.
sekilas, tip ketika kita bertemu ular di atas tampak mudah untuk dilakukan. Namun nyatanya, banyak dari kita malah melakukan tindakan yang berlawanan dengan tip di atas. Selain refleks untuk bergerak atau lari, biasanya kita juga berteriak. Kalau pada saat itu kita kebetulan bertemu ular beracun, celakalah kita! Karena bakal dikejar dan digigit.
Bahayanya lagi kalau kita sama sekali tidak mengerti tentang seluk-beluk ular sehingga tidak tahu mana ular yang berbisa atau tidak, mana yang berbahaya atau bersahabat. Nah untuk itulah seyogianya kita mengenal ular. Karena ular ada di mana saja, di alam bebas atau di sekitar rumah kita sekalipun.
Masihkah Anda takut dengan ular? Asal masih dalam ketakutan yang wajar, itu masih bisa ditolerir. Sehingga Anda masih punya kesempatan untuk mengenal ular dengan berbagai macam seluk-beluknya.
Terkadang, meski pada awalnya takut, setelah bisa bercengkerama dengan ular, kita justru berbalik menyukainya. Pegalaman banyak orang yang berbicara seperti itu. Sehingga ular harus segera dikenalkan pada masyarakat sedini mungkin.
Tegang dan Menyenangkan
Seperti upaya kelompok pecinta ular SIOUX yang sempat menggelar kegiatan mengenal ular yang bertajuk Nuansa Ular 2004. Meski bermanfaat banyak, sayangnya yang berminat mengikuti kegiatan ini tak lebih dari setengah target yang diharapkan.
Mekipun SIOUX sudah menampilkan informasi seluk-beluk ular dengan lengkap mulai dari foto-foto, buku, contoh ular yang sudah mati dan diawetkan sampai yang masih hidup. Di sebuah restauran yang memiliki ruangan tertutup berukuran antara 4 x 8 meter dan ber AC pula di bilangan Jalan MH Thamrin, seharian peserta berasyik masyuk bercengkaram dengan ular-ular koleksi SIOUX.
Awalnya Mbak Lidya, ketua perkumpulan ini membuka kegiatan dengan berbincang-bincang segar tentang ular seputar informasi yang dirangkum panitia dalam makalah yang di bagikan pada peserta. Kemudian peserta diputarkan film tentang ular. Semakin sore peserta semakin tegang. Pasalnya, contoh setiap jenis ular yang kebetulan SIOUX membawa contoh hidupnya mulai diperlihatkan.
Bak pertunjukan sirkus, peserta hanya terpana melihat Anggota SIOUX yang dengan santai termasuk Mbak Lidya yang juga mengapit ular di ketiaknya atau membiarkan ular-ular itu melilit tangan bahkan leher dan pundak mereka.
Saat masuk materi untuk memperlihatkan jenis ular berbisa tinggi, Mbak Lidya memerintahkan peserta bangun dari tempat duduk dan berdiri di belakang kursi, “Kalau ular ini nanti jalan ke arah kamu, ingat jangan bergerak diam saja dan tenang jangan beretriak nanti panik semua,” komando Mbak Lidya yang segera dituruti semua peserta.
Satu persatu jenis ular yang tergolong berbahaya itu dikeluarkan dari tempatnya. Mulai jenis Laticanda cohibrina sampai ular jenis Ophiagus hannah yang tercatat sebagai pemilih bisa tertinggi di antara yang tinggi. Konon ular yang kita kenal dengan nama king kobra itu mampu mematikan hanya dalam waktu 2 menit.
Serunya, peserta tidak hanya diperlihatkan, mereka boleh memembelai sambil berkenalan dengan ular hidup yang SIOUX bawa. Tapi tidak yang berbisa tinggi, karena selesai diperlihatkan pada peserta tadi, anggota SIOUX segera memasukkan ke kotaknya kembali.
Koleksi ular jenis Phyton yang SIOUX punya yang bernama Gendon menjadi favorit peserta. sebab selain tidak galak, Gendon tidak menyerang saat di belai sampai ada peserta yang minta difoto sambil melingkartkan Gedon ke leher dan pundaknya, maklum dia tergolong ular berbisa rendah.
Sebelum acara kenal mengenal ular ini ditutup, SIOUX juga membekali peserta dengan cara penanganan gigitan ular. Dengan berbekal ilmu sedikit itu, diharapkan peserta tidak lagi melkukan tindakn yang salah bisa bertemu ular atau bahkan digigit.
Perlu diingat, ular hanya akan menggigit bila mulutnya atau tubuhnya sedang sakit, atau dia sedang hamil atau sedang mencari jodoh saat bulan purnama. Maka dari itu jangan sekali-kali bergiat di alam terbuka pada malam hari tanpa penerangan, dan waspada bila bergiat saat bulan purnama, sebab biasannya itu musim mereka mencari jodoh.
Satu tip agar Anda terhindar atau paling tidak mengurangi risiko bertemu ular adalah dengan memberikan bau-bauan seperti minyak tanah, parfum atau bensin di sekitar temda jika kita berkemah. Sebab itu terbukti lebih efektif dibanding garam. Selain itu ular segan dengan binatang berkuku tajam seperti kucing.
Jika Anda butuh informasi lebih lanjut tentang ular, bisa saja Anda menghubung SIOUX dengan Mbak Lidya (0817 684 0061) atau Edswin (0817 680 0441). Bisa juga menghubungi Ikatan Pecinta reptil Jakarta (IPRJ) dengan Yuda atau Mbak Ista (0812 955 7174)
Paling tidak anda sudah tahu apa yang harus dilakukan jika bertemu ular. Karena ular ada di mana-mana, lebih baik waspada daripada tidak tahu sama sekali, kan?
Ular Berbisa
Tiga Jenis Ular Berbahaya Ditemukan Di Papua
Manokwari, 13 Oktober 2000 17:25
SIAPA bilang ular kobra paling berbahaya? Kini kobra memiliki saingan baru. Peneliti dari Badan Suaka Alam Dunia (WWF), yang pernah melakukan penelitian di kawasan hutan belantara Irian Jaya, menemukan tiga jenis ular yang lebih berbahaya dari ular cobra, kata Ian Craven, peneliti berkebangsaan Inggris dalam laporannya yang dikutip ANTARA di Manokwari, Jumat.
Tiga jenis ular yang sikapnya agresif menyerang dengan gigitan yang mematikan itu adalah Papuan Snake, Papuan Black Snake, dan Papuan Whip Snake. Menurut laporan peneliti itu, Papuan Taipan Snake kepalanya panjang dua hingga tiga meter, perutnya berwarna kuning cream dengan noda-noda jingga.
Pada bagian punggungnya bergaris jingga bila ular ini dalam keadaan marah dan kalau hendak menyerang mangsanya, pupil mata semakin bulat. Habitat hidup ular tersebut adalah padang rumput dan di kawasan hutan yang berbatu. Ular jenis ini jika mendengar bunyi telapak kaki orang atau binatang yang lewat di dekatnya langsung menyerang dan menggigitnya.
Ular jenis Papuan Taipan Snake sangat aktif di siang hari, terutama pada musim hujan. Sedang ular jenis Papuan Black Snake aktif dalam segala cuaca dan gigitannya beracun dan setelah menggigit sulit di lepas kalau tidak ditarik. Jenis ular ini panjangnya sekitar dua meter, berwarna hitam kecoklatan dan perutnya berwarna biru laut. Ular ini hidup bebas di pepohonan, rerumputan atau semak.
Sementara ular jenis Papuan Whip Snake, habitatnya di tempat kering. ular yang satu ini banyak dijumpai di wilayah Pantai Selatan Irja dan aktif pada musim kemarau. Ular tersebut panjangnya mencapai 1,5 meter, warna kepalanya coklat tua, dagu dan bibir bagian bawah berwarna putih dan cream di sekitar mata. Ular ini badannya kurus berwarna kuning berbintik hitam kemerahan, ekornya berwarna coklat tua, mata besar, gerakannya sangat gesit jika memagut lawan.
Tiga jenis ular Papua itu harus diwaspadai karena gigitannya beracun dan mematikan. Masyarakat selama ini mengira tidak ada ular lain di dunia yang berbahaya seperti kobra, katanya.
Menurut data WWF, kematian terbanyak penduduk di pedalaman Irja diduga akibat gigitan tiga jenis ular tersebut.
SANCA BULAN, Ular Khas Papua
Jayapura, Kompas ( 20 Juli 2000 )
Ular Sanca Bulan ( Morelia Boelini ) adalah jenis ular yang hanya terdapat di Papua, tidak ditemukan di daerah atau negara lain. Ular tersebut terdapat di Wamena, dijual dengan harga sampai Rp 5 juta per ekor. Sanca Bulan diminati para penari ular dan pecinta keindahan.
Kepala Konservasi Sumber Daya Alam ( KSDA ) Unit Pelaksanaan Teknis Kanwil Kehutanan Papua R. I Sutedja, di Jayapura, akhir pekan lalu, mengatakan, Sanca Bulan merupakan ular satu-satunya di dunia yang di miliki masyarakat Papua, khususnya di Wamena. Namun, jenis ular ini belum banyak dikenal atau dipromosikan di dunia internasional.
” Dari segi pariwisata, dan perekonomian, ular itu dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Papua, khususnya masyarakat Wamena. Harga Sanca Bulan sampai Rp. 5 juta per ekor. Ular ini sangat mahal dibanding jenis ular lain, karena tidak berbisa dan warna kulit sangat berbeda dengan jenis ular lain di dunia,” kata Sutedja. Sanca Bulan atau Morelia Boelini terdapat di lima kecamatan di Jayawijaya. Belum ditemukan di kabupaten lain di Papua. Cara berkembang biak dengan bertelur.
Panjang Sanca Bulan sampai tiga meter berwarna hitam, kuning dan coklat. Turis asing sering mencari ular tersebut ketika tiba di Wamena, ibukota Jayawijaya. Jenis ular ini dicari para penggemar ular untuk penghias, menarik perhatian orang, menari, menghibur dan kulitnya dapat dimanfaatkan untuk keperluan barang – barang industri.
Ular ini seharusnya dapat ditangkar dan dikembangbiakkan untuk mendatangkan pendapatan bagi pemerintah dan masyarakat setempat. Akan tetapi, penangkaran baru saja di Jakarta, sedangkan di Papua belum ada. Ada tiga jenis warna yang dimiliki Sanca Bulan. Ketika masih berusia 1 – 10 bulan berwarna hijau, masuk usia lebih dari 10 bulan perlahan-lahan berubah warna kulit menjadi coklat keabu-abuan, kuning dan hitam. ( kor )
KING COBRA
(ULAR ANANG,TEDUNG BESAR, ORAY TOTOG)
CIRI-CIRI
1.1.BADAN BERWARNA COKLAT ATAU KUNING HIJAU
2.2. PERUT KEABU-ABUAN
3.3. DAGU & LEHER WARNA JINGGA BERBINTIK-BINTIK HITAM
4.4. WARNA MATA PERUNGGU BULAT TERANG
5.5. ULAR MUDA WARNA HITAM COKLAT
6.6. PANJANG SAMPAI 6 METER
SIFAT BISA
1.1.BISANYA SANGAT KUAT
2.2. MERACUNI SARAF, JANTUNG DAN DARAH
HABITAT ULAR COBRA
1.1. BIASA HIDUP DISEKITAR SUNGAI, HUTAN, SAWAH, LADANG DAN HAMPIR DISETIAP TEMPAT
2.2. AKTIF DI SIANG HARI
3.3. BILA BERTEMU MANGSA BERDIRI TEGAK DAN LEHER DIKEMBANGKAN , DIGOYANG-GOYANG
4.4. SANGAT BERANI, TANGKAS, CERDAS & AGRESIF
5.5. MAKANANNYA ULAR LAIN, KADAL REPTIL LAIN
COMMON BLACK COBRA
(ULAR SENDOK, BELUDAK,TENANG NAJA)
CIRI-CIRI
1.1. WARNA PUNGGUNG HITAM
2. 2.PERUT WARNA BIRU KEABU-ABUAN
3.3. PADA LEHER TERDAPAT PALANG PUTIH
4.4. EKOR PENDEK
5. 5.LEHER, BIBIR & UJUNG MONCONG KEPUTIH-PUTIHAN
6. 6. SERING MENYEMBURKAN LUDAH BILA BERTEMU MANGSA
7. 7.PANJANG 1,3 – 1,6 METR
SIFAT BISA
n1. SEMBURAN PADA MATA BISA BUTA
n2. SEMBURA PADA LUKA BERBAHAYA
n3. MERACUNI SARAF, JANTUNG & DARAH
HABITAT ULAR COBRA
1.1. BIASA HIDUP DISEKITAR SUNGAI, HUTAN, SAWAH, LADANG DAN HAMPIR DISETIAP TEMPAT
2.2. AKTIF DI SIANG HARI
3.3. BILA BERTEMU MANGSA BERDIRI TEGAK DAN LEHER DIKEMBANGKAN , DIGOYANG-GOYANG
4.4. SANGAT BERANI, TANGKAS, CERDAS & AGRESIF
5.5. MAKANANNYA ULAR LAIN, KADAL REPTIL LAIN
ULAR WELANG
CIRI CIRI
v1. SELURUH TUBUH BERBELANG CINCIN HITAM DAN CINCIN PUTIH BERGANTIAN
v2. PANJANG 1,8 METER
SIFAT BISA
v1. 16 KALI LEBIH KUAT DARI KOBRA
v2. MENYERANG SYSTEM SYARAF (NEUROTOXIN)
HABITAT ULAR WELING / WELANG
v1. HIDUP DIKETINGGIAN SAMPAI 1200 M
v2. AKTIF PD MALAM HARI
3. vSIANG HARI DILUBANG PINGGIR SUNGAI, TANAH KERING, & PEMATANG SAWAH
v4. ULAR INI SIANG HARI KELIHATAN LEMAH, BILA TERSENTUH KEPALA AKAN DISEMBUNYIKAN SAMBIL MELOMPAT-LOMPAT
v5. MAKANANNYA KATAK, KADAL, ULAR KECIL

By. Adventure
»»  Baca Selengkapnya...